PEMERINTAH KALURAHAN KELOR SUKSES SELENGGARAKAN MUSKAL PENYUSUNAN RKPKAL TAHUN ANGGARAN 2027 BERBASIS PARTISIPASI PUBLIK
TPP KARANGMOJO (01.07.2026) – Pemerintah Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo,
Kabupaten Gunungkidul, resmi menggelar Musyawarah Kalurahan (Muskal) dalam
rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan (RKPKal) untuk Tahun
Anggaran 2027. Pertemuan strategis yang berskala makro tingkat desa ini
diselenggarakan pada hari Rabu, 1 Juli
2026, bertempat di Aula Balai Kalurahan Kelor. Musyawatrah Kalurahan dipimpin langsung oleh jajaran Badan
Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal) Kelor dan dihadiri oleh Lurah Kelor
beserta pamong kalurahan, perwakilan Pemerintah Kapanewon Karangmojo, TPP
Karangmojo, unsur Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK), tokoh masyarakat,
tokoh agama, serta keterwakilan kelompok perempuan dan pemuda.
Muskal RKPKal merupakan instrumen
wajib yang dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah resmi untuk menjaring
aspirasi, mencermati ulang dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Kalurahan (RPJMKal), serta menyepakati prioritas program pembangunan satu tahun
ke depan. Melalui komitmen transparansi anggaran, forum ini berfokus pada
integrasi program pemulihan ekonomi, ketahanan pangan, penguatan infrastruktur
kewilayahan, serta penurunan angka stunting di tingkat padukuhan.
Musyawarah Kalurahan dibuka do’a dan
menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan dengan sambuatan Lurah
Kelor. Dalam sambutannya, Suratman selaku Lurah Kelor menegaskan bahwa memperkuat
gotong royong kerja bhakti merupakan upaya untuk keberlangsungan pembangunan di
Kalurahan Kelor. Beliau juga berkomitmen akan terus berupaya untuk mencari
terobosan pendaaan kepada CSR atau anggota dewan ditengah keterbatasan
pendanaan APBKal. RKPKal yang akan disusun terus membuka peluang masukan dan
usulan dari berbagai pihak guna penyempurnaannya nanti.
Lurah Kelor dalam paparan pembukanya
menyampaikan laporan masa akhir jabatan sebagai Lurah Kelor sekaligus mengevaluasi
capaian kinerja berjalan serta sisa program kerja dari dokumen RPJMKal.
Setyawati, S. Pd selaku Carik Kelor
menyampaikan proyeksi program kegiatan yang akan dilaksanakan tahun 2027,
dengan fokus pada prioritas utama pembangunan untuk tahun 2027, diantaranya:
·
Pembangunan & Pemeliharaan Infrastruktur: Fokus pada pemeliharaan/pengerasan
jalan desa, talud penguat tanah, drainase pemukiman, dan pemeliharaan sarana
fisik publik.
·
Pemberdayaan Masyarakat: Pengembangan potensi kewirausahaan
lokal, pelatihan UMKM kerajinan/kuliner, serta penguatan kapasitas kelompok
tani dan pengelola BUMKal.
·
Kesehatan, Sosial & Layanan Publik: Konvergensi pencegahan stunting
secara berkala, jaminan operasional Posyandu, serta optimalisasi layanan
digital administrasi kalurahan.
· Pelestarian
Seni & Pembinaan Budaya:
Pembinaan kelompok seni tradisi setempat, dukungan upacara adat (Rasulan), dan
pembinaan pemuda karang taruna.
Sebagai tindak lanjut teknis
pasca-musyawarah, forum secara partisipatif meresmikan pembentukan Tim Penyusun
RKPKal Tahun 2027 yang terdiri atas unsur pamong kalurahan, perwakilan lembaga,
dan tokoh masyarakat ini bertugas menyusun rancangan dokumen kerja, serta
memverifikasi usulan dengan meninjau langsung aspek teknis, volume fisik, serta
kelayakan finansial dari setiap item infrastruktur yang diusulkan oleh masyarakat
di lapangan.
Dalam tanggapannya, Pendamping Desa
Karangmojo Sri Nining Wijayanti, SE menyarankan agar penyusunan RKPKal sesuai
dengan peraturan yang berlaku. Setiap usulan kegiatan yang disetujui masuk
dalam RKPKal, betul-betul telah melalui verifikasi dan kelayakan sehingga tepat
sasaran.
Rangkaian muskal ditutup dengan
penandatanganan Berita Acara Hasil Kesepakatan Muskal oleh Lurah Kelor,
perwakilan Bamuskal, dan perwakilan tokoh masyarakat sebagai konsensus
legalitas draf RKPKal 2027. (choir)


Komentar
Posting Komentar